• Mewujudkan Kantor Camat Mandau Sebagai Pemerintahan Yang Berwibawa, Transparan Dan Bertanggung Jawab

  • Senin,24 Mei 2021 - 20:54:25 Wib - Dibaca : 746 Kali

Camat Mandau Riki Rihardi Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya Pejuang Medis RSUD Mandau


Mandau - Innalillahi wainnailaihi rojiun, Kota Duri Khususnya Kecamatan Mandau kembali berduka. Terdengar kabar meninggalnya salah satu Pejuang Medis di RSUD Mandau yakni Yayuk Sujewi.

Beliau meninggal umur 39 tahun pada Minggu (23/05/2021) karena terjangkit penyakit Covid-19 yang dinyatakan positif pada Minggu (16/05/2021).

Berdasarkan informasi yang diterima, Almarhumah meninggal dunia pada  pukul 21.25 di ICU Ruang Isolasi RSUD Kecamatan Mandau. Almarhumah telah bertugas di RSUD Kecamatan Mandau selama 10 tahun. Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya Almarhumah dikenal memiliki Keterampilan yang baik serta kepribadian yang sangat ramah dan tidak jarang mendapat apresiasi dan pujian dari pasien dan sesama rekan kerjanya.

Mendengar kabar tersebut, Camat Riki Rihardi turut berduka cita yang sedalam-dalamnya.

"Kami dari Pemerintahan Kecamatan sangat merasa kehilangan sosok pejuang seperti Almarhumah. Dimana saat meningkatnya kasus Covid 19 ini, kita harus mengikhlaskan kepergian salah satu pejuang terbaik kita, Perawat yang sangat berdedikasi dalam  menjalankan tugasnya," ucap Riki

“kepada keluarga yang ditinggalkan agar tabah, ikhlas berlapang dada menerima cobaan ini, karena semua yang kita miliki akan kembali kepada sang khalik, semoga Almarhumah pergi dalam keadaan khusnul khotimah, diterima segala amal ibadahnya dan ditempatkan disisi yang telah Allah Janjikan kepada umatnya,” doa Camat Riki.

“Kepada seluruh masyarakat Duri Khususnya Kecamatan Mandau mari kita doakan beliau dan maafkan segala salah yang beliau perbuat semasa hidup baik yang sengaja ataupun tidak, dan bagi yang mempunyai waktu datang ke kediaman beliau sebagai penghormatan terakhir,” pungkas Camat Riki.

"kami juga mengingatkan kepada masyarakat Kecamatan Mandau untuk terus mematuhi Protokol Kesehatan karena kita tidak tahu siapa yang akan terjangkit penyakit ini," tutup dan pesan Riki.



Tulis Komentar

Agenda Kegiatan